Bali Penata Musik Terbaik Telah Memperoleh 4 dari 5 Penghargaan Parade Tari Nusantara 2011 di TMII Jakarta

Minggu, 11 September 2011

Provinsi Bali dengan menampilkan Tari “Puputan Margarana”  yang diwakili  Tim tari  Kota Denpasar, dengan bentuk garapan menggabungkan kreativitas komposisi musik (gamelan) dengan kreografi tari yang menjadi kesatuan dalam pertunjukan yang disebut Baleganjur Tari dan proses penggarapannya diperkaya dengan supervisi artistik oleh Nyoman Sutrisna,S.Sn. (penata tari), Kadek Sumariyasa,S.Sn. (penata musik), A.A.Putra (Penata Busana) dan I Nyoman Astita,MA (penata arstistik). Bali telah memperoleh 4 dari 5 penghargaan  sebagai; Penata Tari Unggulan,  penata musik unggulan, penata rias dan busana unggulan, 13 penyaji unggulan, dan sebagai penata musik terbaik (Kadek Sumaryasa,S.Sn), sedangkan penyaji terbaik antar wilayah Jawa-Bali belum berhasil diraih, sebagaimana diumumkan di Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Minggu malam (11/9).
Parade Tari Nusantara yang pada tahun 2011 diikuti 31 grup tari mewakili 31 provinsi ini diselenggarakan untuk yang ke-29 kalinya. Provinsi Nusa Tenggara Timur  dengan menampilkan Tari “Besek” yang merupakan sebuah garapan tari yang terinspirasi oleh petani jagung di Pulau flores NTT, akhirnya keluar sebagai juara umum dalam Parade Tari Nusantara 2011. Tim Pengamat terdiri dari; Drs.Sulistyo Tirtokusuma,MM, Prof.Dr.Sri Hastanto, Retno Maruti, Ade F.Meyliala dan Sri Minarni.
Ratusan penari dari 31 provinsi saling memamerkan kehebatannya dengan memberikan tarian terbaiknya. Penonton pun tampak antusias menyaksikan tarian yang mewakili daerah mereka masing-masing. Acara Parade Tari Nusantara ini dijadikan sebagai tolak ukur kesenian di daerah, hal ini terlihat dari munculnya tari kreasi baru dari seluruh daerah yang setiap tahunnya menampilkan tarian daerah terbarunya. “Berkat acara ini para seniman tari terus berkreasi dalam menampilkan tari dari daearhnya masing-masing,” Karena itulah kita wajib bersyukur kepada para seniman tari yang terus menjaga kebudayaan Indonesia. Karena berkat mereka kebudayaan kita masih dapat dijaga dan terus dipelihara.